siglputih,teman yang setia…

motor ini adalah motor yang bisa dikatakan uzur jika dilihat dari segi usia dan model,ya era 80 sampai 2000awal honda melengkapi varian motor sportnya selain win 100 dengan jajaran honda GL series,mulai dari gl 100 , gl 125 , gl pro , black engine ,gl max, gl pro neo tech,gl max neotech,sampai varian mega pro generasi awal ( minus starter electric) yang saya kira masih 1 jiwa dengan keluarga GL.dan gl series berjaya sampai dasawarsa awal 90an hingga honda mengeluarkan tiger 200cc(dulu pengen bangett waktu masih sd – smp,sekarang?? i prefer to make GL run over the tiger!!!wakakaka)

nah,beginilah kira kira perwujudan dari motor saya ketika standar,hanya berbeda soal warna dan panel chromenya.Honda mengklaim bahwa GL series sebagai line up yang irit,mesin bandel dan responsif.kebetulan yang saya punya sekarang adalah honda GL max neotech engine tahun 1995 dengan kapasitas mesin 125cc.Dulunya ini adalah motor commuter paman saya yang bekerja di superindo/gelael jogja dan masih sering PP jogja semarang pada saat tahun awal beliau bekerja(sekarang jangan ditanya naik apa saban ke kantor)bintaro ancol ga mungkin pake r2,sekarang beliau menikmati hasil kerja keras dan doa dari ponakannya tercinta ini dengan sebuah ,eh dua buah lux R4. senang untuk melihatnya(apalagi kalo dikasi)dasar gw,ngarep gratisan mulu,,bwkakaka

singkat cerita beliau ditarik ke kantor pusat di Ancol,dan motor ini dipercayakan beliau untuk ngendon di rumah saya di kompleks Pondok Cilegon Indah.Saya belajar mengendarai motor kopling menggunakan si GL ini,saya berangkat sekolah diantar bapak dengan GL ini,tumbuh dewasa, mulai mengenal cinta(cie’elah,curhattttt)juga nyemplak gl ini,dan langgeng sampai sekarang,baik motor dan hubungan kami. sampai pada ahkirnya saya pindah ke pontianak untuk suatu hal.1tahun saya di pontianak,saya kembali ke cilegon,lalu sekarang menetap untuk sementara waktu dalam rangka mengenyam bangku kuliah(gw juga bingung napa tu bangku gw anyam)halah….motor ini pun kembali ke tempat kelahirannya,semarang…

Rasa ingin traveling dan jalan jalan menggunakan motor sudah tumbuh sedari dulu,meskipun hobby ini dilarang keras oleh orang tua dengan list alasan yang hampir 20halaman folio. jaman SMA,ketika kawan kawan saya mempercayakan saya sebagai ketua di komunitas motoris di SMAN 1 Serang,saya sempat menjelajah sebagian jawa bagian barat dan sumatra bagian selatan dengan menggunakan motor berjenis cub (jupiter z thn 2005) dengan sedikit modifikasi untuk keperluan jarak jauh. Nah,skip skip,setelah saya dipercayakan memegang siglputih ini, saya bertekad untuk tidak menjualnya karena begitu banyak waktu,tenaga,momen dan kisah saya lewati bersama si GL ini.,saya prefer kepada merawat dan meremajakan si gl ini,mulai tampilan,mesin,sampai bersolek ria.seakan pria tua yang semakin genit di usia lanjutnya.

tampilan pertama saya merujuk ke motor jenis sportcruiser,seperti buell ullysses,Honda CBF 600,atau transalp,berikut penampakannya…

dengan pemasangan kondom tangki,handguard,spion honda beat,foglamp custom,braket boxs,boxs KMI ,headlamp tiger2000,rearlamp thunder250,dan lain lainnya mengubah tampilan motor ini secara frontal.untik kaki kaki ,depan velg TK 18 x 215 dan belakang Rossi 17 x 250.bannya apa yah ,saya lupa,gubrakh…pengalaman terpahit adalah ketika jari jari patah hampir setengah dari jumlah total(velg belakang) di tengah tengah perjalanan semarang jogja tepat jam 2 pagi.

setelah kecelakaan hebat yang hebat pokoknyalah(maksa!!) wkwkw,si gl pun dirombak minimalis. dapat inspirasi dari yamaha DT kepunyaan tria di film tarix jabrix,GL pun jadi trail classic seperti di gambar.dalam kondisi seperti ini,ban belakang saya ganti dengan IRC kembang tahu ukuran 300 dan sudah pernah ngeladenin 2 scorpio kawan (full box)sedangkan saya hanya softbag di kanan kiri motor, nekuk stang dan cornering”ria semarang – pantai mbaron,jogja,hujan deras pula,Puji Tuhan tidak ngesot dan gedubrak dibuat rebah.SALUTTT untuk IRC.

yang ketiga,ternyata minus box sangatlah tidak mengakomodir hobby dan kegemaran saya untuk travelling.korbannya? SLR Canon 450D beserta lensa 50mm saya terpaksa dipensiunkan karena rusak terkena air.

dan saya terinspirasi dari keluarga honda XL seperti di gambar ini : dari genre dual purpose (enduro) berkapasitas mesin 500cc .kenapa saya pilih konsep ini? karena jika ditilik lebih dalam,basis sasis single cradlenya hampir sama dengan GL max saya. sudut rakenya juga lebar,bentuk fueltank juga 11- 12(IMHO) ya, dan jadilah si gl seperti ini(enak aja,dikira sulapnya pak tarno apa,butuh 3bulanan lah,karena kebutuhan bukan hanya di motor,dan saya cukup realistis tentang hal itu)….

memang belum sempurna 100%. hanya pada sampai titik ini saya rasa berhenti sejenak untuk mentest semua ubahan di motor ini.mulai dari pemasangan braket ala kawak KLR650(yang dikemudian hari terjadi kegagalan dalam desain riggingnya,sidebox  dan topbox givi e20,bore up,stroke up,porting polish dan sedikit toelan pada noken asnya,ban belakang FDR sportxr evo 130/70 depan IRC 300 – 18. sebuah perjalanan pun saya rancang. adik saya ,samuel bramantyo saya ajak tukar pikiran tentang hal ini.resultnya kami natal 2010 kemarin pulkam ke cilegon untuk merayakan bersama keluarga besar kami(biar angpaunya banyak juga siii)wakakaka.Ya,semarang Cilegon PP plus jalan jalan sampai daerah ujung kulon pun dilahapnya dengan konsumsi rata rata 1lt untuk 45km pertamax. ternyata belum setengah perjalanan box givi belakang patah pada bagian kuncian baseplatenya karena kegagalan desain bracketnya dan setelan shockbreaker belakang yang terlalu soft.,box pun jatuh & disambar truk besar dan bus di daerah Batang, kawan kawan tau? tidak ada 1sisipun e20 saya pecah,hanya baret sedikit. thank’s GIVI!!! ^.^ mengingat isinya yang alamak pentingnya…. ubahan yang lain hampir tidak ada kendala yang berarti.hanya adik saya merangkap teman setia riding saya mengeluhkan posisi dan bentuk jok belakang kurang nyaman untuk riding lebih dari 300an KM.ohhh,saya hampir nyerah dengan problem ini.belum ada desain yang estetik dan comfort sampai sekarang.Perjalanan untuk kedua kalinya ke cilegon ini menempuh 17jam perjalanan karena masalah boxs belakang dan adegan escape from police bike di pantura(tu scorpi polisi belum bisa ngejar gl,entahlah,mungkin scorpinya tak pernah dirawat)hanya karena saya lewat ketika lampu merah hampir menyala(masih oranye). sebelumnya saya hanya butuh 12jam perjalanan.full top speed @ pantura.

ini adalah bagian braket yang patah.awal dari semua tragedi.hahaha

Untuk selanjutnya saya akan mengupgrade rasio dan pengapian dari si ge el, agar tidak kalah bernafas dengan saudara mudanya honda tirev. sedang menanti rasio set tirev dan koil YZ,juga menanti tabungan,.hahaha. untuk masalah instrumen informasi kecepatan dan sebagainya saya akan menggunakan milik honda win,simple dan ringkas(ada saran untuk type lain???)hehe. tangki gl ingin  dibuat shape baru seperti kawasaki KLR. semuanya tidak lain untuk memenuhi tuntutan kegemaran saya untuk motobackpakera!,sehingga bisa menampung pertamax 3literan dibanding sebelumnya.hahaha.dan juga sebagai apresiasi saya untuk siglputih tercinta karena telah menemani saya dari kelas 3SD. impian terbesar saya adalah riding dengan si gl ini ke sekitar kawasan asia tenggara via entikong di kalbar(saya pernah riding pontianak –  entikong dengan honda kirana 125cc)ya mungkin terwujud saat honeymoon bersama pasangan terkasih nanti.bagaimana dengan kawan kawan??untuk ride around the world, itu nanti…. entah motor apa yang menyertai dalam mimpi saya tersebut gl with engine swap boxer hp2nya BMW atau HP2 dengan mesin GL(wakakaka,,ngirit tetep!)…suatu saat saya akan tersenyum puas di atas GL melihat jejeran perbukitan di andez . melihat piramida di mesir dan berkunjung ke israel. semoga.

Advertisements

kebersamaan atau arogansi sih??

salam sejahtera yee…

balik lagi ni glputih mau share tentang 2 kata itu. pasti kakak kakak senior sudah pada khatam tentang dua kata itu.banyak saya dengar kawan kawan komunitas dan club otomotif gembar gembor tentang masalah ini,tentang “kebersamaan a.k.a brotherhood”,tapi dilain sisi,keberadaan beberapa oknum dari kawan kawan komunitas dan club di jalan juga seperti menunjukan arogansi.gl putih juga tidak menutup mata, dulu gw juga anak club,dan teman teman gw sendiri juga ada yang berkelakuan bak raja jalanan yang ngerasa mbahnya polisi,eangnya provos lah,bapaknya tentara lah,apalah,jadi mereka seperti memandang peraturan yang telah dibuat untuk kepentingan bersama di jalan raya menjadi sebuah hal yang harus dan wajib dilanggar(maaf jika ada yang tersinggung sewaktu membaca artikel ini)tapi ini realitas bro,malah ironi kalau gw boleh berpendapat. kenapa sih harus begitu? kenapa harus nyelip sambil tangannya iseng gedor gedor pintu mobil biar kawan dibelakang juga kebagian jalan untuk mendahului?kenapa harus nyalain tu terompetnye mamang getuk waktu jalan macet?memang yang punya kepentingan hanya beliau beliau ?kenapa harus matahin spion mobil,bus,truk sambil kita nyelip?atau ngangkat tu pentongan hansip waktu kita ambil jalurnya mereka?itu ga fair bro,, silahkan tanya om jusri palubuhu dari JDDC ,salah satu tokoh yang care akan hal ini,untungnya begitu tu paan…kadang saya pesimis kalau attitude motoris di indonesia ini bisa lebih saling menghargai dan respect satu sama lain,komunitas,club,atau perseorangnan sekalipun!

Terlepas dari komunitas apa asal kawan kawan, dari motor apa yang anda pake,dari harleydavidson sampai hampir davidson, sampe halah davidson. dari seragam klub anda bergabung, bukan saatnya lagi kita unjuk gigi di jalan seperti itu, sudah banyak contoh yang menjadi pelajaran kita, salah satunya kisah perkelahian pengguna motor besar dan pengemudi roda 4 di puncak,sampai dibawa keranah hukum segala.

kalau kawan kawan mau bawa nama komunitas/klub anda famous sampai mana mana,masih banyak cara yang terhormat daripada menunjukan arogansi dijalan,apa mentang mentang pakai rompi kulit plus nama komunitas dan gambar naga(ato cacing)gede di belakangnya??biar kaya geng bandidos ato hell angel di amrik sono????come on dude…

saya dan kawan kawan yang lainnya ,juga di NSride masih berharap kalau tata krama dan sikap di jalan bisa dibawa ke arah yang lebih baik. kami para motorist perseorangan ,hanya menggunakan hak kami sebagai warga negara untuk mendapatkan kenyamanan disetiap perjalanan kami. toh kebersamaan dan solidaritas intern kelompok juga ada responsibilitynya kan??? silahkan dijawab sendiri.

bijaklah ketika anda menggunakan fasilitas umum,termasuk jalan..

jalan jalan di kampung halaman….

saya sangat senang ketika waktunya kembali ke kampung halaman.

mungkin banyak diantara teman teman yang sudah sering mendengar kota cilegon,serang,atau daerah wisata anyer? pasti kawan kawan bacpaker,motoris,atau motobackpaker sering mendengar daerah ini. Yaps,inilah kampung saya. saya lahir disemarang namun besar di cilegon. melewati masa masa sekolah yang aduhai indahnya.

berikut jepretan saya ketika kemarin pulkam,jalan jalan ke anyer,labuan,merak,banten lama,muter muter kota… ya banyak lah…bukan make si ge el terus si. pengen nostalgia make vespa juga.hehehe….

eits,,disini juga cinta kami tumbuh… haha,miss u hon…

 

nah… inilah sedikit oleh oleh dari pulkam… setiap saya pilkam,pasti harus ngobrak ngabrik banten…hehehe…

special thanks to my father for the vespa rent ,,hehe,for mas christ hans dari GPMR jakarta dah bantu kita treasure di bekasi. buat temen riding gw si samuel bram adek gw. buat temen temen dari NITRO cilegon untuk kongkow asiknya. buat my sweety mini,buat resort and villa pisita,dan untuk pemilik vila di labuan yang wcnya boleh gw numpang (sensor) disituh.bwakaka….