Taraaaaa…….

Halo teman teman…. Maaf untuk tulisan dan kumpulan tulisan di blogku yang terkesan random… Xixixi…. Sekali lagi, ini adalah catatan pribadiku, istilah kerennya unofficial gitu… Kalau mau kumpllit bisa klik di http://www.motorun.biz atau http://www.facebook.com/roundtheborneo .

Bagaimana kabarmu kawan? Aku harap semua dalam keadaan yang super bugar di weekend yang super panjang ini. Well, aku baru beberapa hari ini berada dirumah. Kemarin Selama 50an hari aku dan kakak kakak(Mas Andry, bang Aghoy, Dan Mba Aji) berkendara melihat kalimantan lebih dekat…. Bukan tentang hari yang mau kutekankan disini. Namun, aku merasa bahwa 50hari untuk menelisik kalimantan tidaklah cukup. Terlalu banyak tempat yang indah, jalur yang “ajiib” dan terlalu hangat brotherhood disana untuk kami lewatkan…

“kalimantan merupakan medan ganas, hutan semua, dan mending riding ke tempat lain deh”

Idiom diatas pasti pernah kita dengar, entah dari hasil ngelaba atau gosip yang tidak bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya… Xixixxi… Setiap pulau mempunyai karakteristik sendiri. Kemarin sumatera, sekarang bwgitu juga dengan kalimantan. Jalur jalur panjang dengan pemandangan super wow-nya. Aku merasa, apa yang sebelumnya kami dengar tentang kalimantan terbantahkan kettika kami riding disana. Apa yang perlu ditakuti? Alam? Suku? Alam disana hanya butuh dijaga dan dihormati. Merasakan kita sebagai makhluk kecil diantara ciptaan Tuhan yang super megah merupakan sebuah kelegaan dan kenikmatan tersendiri. Kenikmatan? Yaps, nikmat akan rasa syukur, atas apa yang Tuhan berikan untuk kehidupan ini… Suku? Fyi teman teman, suku Dayak merupakan suku yang sangat erat dengan kesabaran. Senyum simpul dari bibir mereka meluluhkan hati kami… Merasakan kehidupan mereka di Rumah betang, bercengkrama dengan orang yang dulunya adalah komandan perang, waaah… Pengalaman yang termasuk wow untukku. Entahlah, berapa kali harus ku tulis wow untuk kalimantan ini…

“brotherhood is bullshit, groupies are everywhere”
Weww… Kalimat diatas tidak berlaku untuk tanah kalimantan. Kami merasakan sendiri betapa erat rasa persaudaraan antar pemotor disini. Kehangatan khas bikers kami rasakan sepanjang jalur. Mulai dari kalbar, kalteng, kalsel, dan kaltim. Terimakasih untuk keluarga TMC (tvs motor community), ARC (Apache rider communitiy banjarbaru) , KAPAK (komunitas Apache pontianak), keluarga besar YVCI (pontianak, landak, sekadau, Sanggau,muarateweh, sendawar, samarinda, berau) HTCI (phukat-putussibau, PTC-pontianak) honda beat sangatta, satria sangatta, bikers of berau, Samarinda Thunder Club dan masih banyak lagi saudara saudara yang kemarin menemani kami… Mereka mereka inilah yang disebut persaudaraan tanpa batas. Tanpa melihat jenis motor, suku, agama, ras… You all awesome guys!!!

Aku terpaku dan diam ketika detik detik kami finish.. Tuhan maha besar… Dengan sejumlah foto dan video yang penuh di hardis, kami akan mempersembahkan sebuah buku cerita perjalanan nantinya. Harapanku, ini bisa bermanfaat untuk kita semua mengetahui dan nantinya mengunjungi daerah daerah di Indonesia dengan bersepeda motor. Menikmati angin dan Alam, jadilah aktor utama untuk petualanganmu sendiri kawan…

Nanti aku lanjutkan ya kawan. Moodku masih belum terkumpul karena masih jetlag. Xixixixixi…

Salam, YET

Pagi Temans… Aku dan kawan kawan #rtb yang lain sekarang berada di daerah jagoi babang. Sebuah daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia di kalimantan barat. bermalam di kediaman mas Dedy Mulyana, sahabat dari prides, jauh jauh aku kesini, eh bertemu tetangga juga, mas Dedy sebelumnya menetap di Semarang…

Blok ke judul, perjalanan super jauh memerlukan manajemen yang ciamik, termasuk lama dan durasi riding perhari-nya. Jujur saja, aku sadar akan kelemahan yang ada di badan ini. Mataku minus 5 dan silindris 3, tanpa kacamata, riding Malam hari merupakan neraka buatku. Yaps, contohnya tadi Malam, sekiranya jam 8malam dari bengkayang, dilanjut ke jagoi babang, hujan turun dengan derasnya, sementara kaca helmku smoke, tidak ada yang bisa ku perbuat selain berkendara super pelan. Medannya? Masih rimba sob! :3

So, pastikan teman teman berangkat sepagi mungkin, hindari riding malam. Belum lagi lubang lubang acak dan tikungan psrabolik yang mungkin menanti didepan. Jangan harapkan bantuan marka jalan. Tadi malam saja, bang Aghoy yang biasany lincah sempat melebar di tikungan beberapa kali, kondisi hujan dan super gelap.

Ini sih hanya curhatan kecil berdasar pengalamanku.. Mohon maaf kalau ada salah salah kata… Selamat pagi dari jagoi babang temans!!! 😀