Kangen riding!

Selepas tahun 2014, gw merasakan ada yang kurang di tahun 2015. Yaps, perjalanan bermotor! Nah dengan tulisan ini, gw mau sharing juga melatih mods gw untuk menulis lagi.

Tahun tahun sebelumnya, gw turut serta dalam perjalanan bermotor jauh yang bersponsor. Tinggal bawa gear kamera, ggas! Tahun 2013 keliling Sumatera, lalu tahun 2014 terahkir keliling kalimantan. Kenapa tahun ini gw ga ikut lagi? Sedikit cerita, karena satu dan lain hal dalam 2 perjalanan kemarin, sudah waktunya gw untuk undur diri. Bukan karena masalah ke kawan kawan. Pada dasarnya gw dan mereka baik adanya. Lebih kepada kesiapan gw untuk melangkah dan mikirin apa yang Bapak dan Ibu harapkan dari seorang gw. Yaps, Masa Depan! So, stay di Banten aja. Sambil dagang dan curi2 waktu buat riding.

Nah! Ini dia, karena sebelumnya gw janji ga akan riding jauh sendirian ( ga sama doi)lagi setelah kalimantan, kemarin pasangan gw dapet reward dari perusahaan untuk liburan ke bali bersama kawan2 1 divisi kantornya. Waktunya nih! Kata gw. Pelan pelan gw ijin ke  keluarga dan doi, dan ahkirnya granted!

Lalu setelahnya, akan naik apa dan kemana tujuan riding tahun ini. Disini gw kupas satu satu ( kalo kupas dua dua berasa makan kacang tiga kelinci ) . Naik apa? Yaps, pada waktu saptaranu dan round the borneo kemarin, gw dapet motor TVS Apache 180 rtr warna putih. Gratis tis tis tis dan jadi hak milik. Tapi ga akan gw pakai dalam perjalanan tahun ini. Kenapa?
1. Kondisi motor yang lelah, sudah lebih dari 30.000 kilometer sudah dilalui dalam usianya yang baru 2tahun. Faktor fatigue rangka dan mesin tidak dapat gw elakkan. Juga setelah kalimantan, mesin down. Sudah 3 bengkel resmi belum bisa menangani si slamet ( nama apache gw )
2. Surat surat yang masih nggantung. STNK masi a.n. tvs motor comp, juga sudah habis masa pakainya. Ketika ditanyakan mau diperpanjang, kata TVS, bpkbnya saja hilang. Berarti ga ada harapan buat si slamet hidup lebih lama. Terahkir, sasis dan mesinnya gw manfaatin untuk jadi karya seni instalasi di toko gw. Lumayan buat dekorasi. 🙂

Lalu pake apa gw? Dirumah ada sebiji motor dengan kubikasi diatas 200cc, not bad lah. Dengan si banyugeni inilah gw akan riding. Sekarang sedang gw restorasi di garasi rumah, setelah kecewa dengan hasil modifikasi bengkel samwan di daerah perumnas karawaci. Dikerjain sendiri malah afdol! Lagi fitmen velg n ban ( sebentar lagi selesai) setig rem cakram depan belakang dan atur posisi sidebox agar ndak terlalu bahenol. Hahahaha….  dalam beberapa hari lagi mungkin selesai.

Nah tinggal destinasinya. Kemana kita? Berhubung waktu yang terbatas, sepertinya provinsi DIY menjadi destinasi yang menarik. Berangkatnya, si banyugeni akan cuss duluan naik kargo kereta sampai sana. Dan gw nyusul, mungkin ngebis malem atau juga kereta. Kenapa jogja? Entahlah, ada magnet tersendiri yang buat gw kangen dengan kota ini. Nanti seiring jalan pulang, kami riding via selatan sampai bandung dilanjut ke cilegon.

image

Sudah ga sabar nih. Untuk tanggalnya, kemungkinan besar tanggal 10-15 juni mendatang. So, here we go… ^_^ mampir semarang? Bisa iya atau tidak. Tergantung angin yang bawa gw dan banyugeni kemana.
Sekian curhatan gw sambil ngantri dokter gigi pagi ini. Daripada deg degan mending nulis! Ga nulis juga sih, orang tinggal ketik di handphone gw. Keyword is : horaaaa sabaar akuuuuu… 

Kangen riding!

Selepas tahun 2014, gw merasakan ada yang kurang di tahun 2015. Yaps, perjalanan bermotor! Nah dengan tulisan ini, gw mau sharing juga melatih mods gw untuk menulis lagi.

Tahun tahun sebelumnya, gw turut serta dalam perjalanan bermotor jauh yang bersponsor. Tinggal bawa gear kamera, ggas! Tahun 2013 keliling Sumatera, lalu tahun 2014 terahkir keliling kalimantan. Kenapa tahun ini gw ga ikut lagi? Sedikit cerita, karena satu dan lain hal dalam 2 perjalanan kemarin, sudah waktunya gw untuk undur diri. Bukan karena masalah ke kawan kawan. Pada dasarnya gw dan mereka baik adanya. Lebih kepada kesiapan gw untuk melangkah dan mikirin apa yang Bapak dan Ibu harapkan dari seorang gw. Yaps, Masa Depan! So, stay di Banten aja. Sambil dagang dan curi2 waktu buat riding.

Nah! Ini dia, karena sebelumnya gw janji ga akan riding jauh sendirian ( ga sama doi)lagi setelah kalimantan, kemarin pasangan gw dapet reward dari perusahaan untuk liburan ke bali bersama kawan2 1 divisi kantornya. Waktunya nih! Kata gw. Pelan pelan gw ijin ke  keluarga dan doi, dan ahkirnya granted!

Lalu setelahnya, akan naik apa dan kemana tujuan riding tahun ini. Disini gw kupas satu satu ( kalo kupas dua dua berasa makan kacang tiga kelinci ) . Naik apa? Yaps, pada waktu saptaranu dan round the borneo kemarin, gw dapet motor TVS Apache 180 rtr warna putih. Gratis tis tis tis dan jadi hak milik. Tapi ga akan gw pakai dalam perjalanan tahun ini. Kenapa?
1. Kondisi motor yang lelah, sudah lebih dari 30.000 kilometer sudah dilalui dalam usianya yang baru 2tahun. Faktor fatigue rangka dan mesin tidak dapat gw elakkan. Juga setelah kalimantan, mesin down. Sudah 3 bengkel resmi belum bisa menangani si slamet ( nama apache gw )
2. Surat surat yang masih nggantung. STNK masi a.n. tvs motor comp, juga sudah habis masa pakainya. Ketika ditanyakan mau diperpanjang, kata TVS, bpkbnya saja hilang. Berarti ga ada harapan buat si slamet hidup lebih lama. Terahkir, sasis dan mesinnya gw manfaatin untuk jadi karya seni instalasi di toko gw. Lumayan buat dekorasi. 🙂

Lalu pake apa gw? Dirumah ada sebiji motor dengan kubikasi diatas 200cc, not bad lah. Dengan si banyugeni inilah gw akan riding. Sekarang sedang gw restorasi di garasi rumah, setelah kecewa dengan hasil modifikasi bengkel samwan di daerah perumnas karawaci. Dikerjain sendiri malah afdol! Lagi fitmen velg n ban ( sebentar lagi selesai) setig rem cakram depan belakang dan atur posisi sidebox agar ndak terlalu bahenol. Hahahaha….  dalam beberapa hari lagi mungkin selesai.

Nah tinggal destinasinya. Kemana kita? Berhubung waktu yang terbatas, sepertinya provinsi DIY menjadi destinasi yang menarik. Berangkatnya, si banyugeni akan cuss duluan naik kargo kereta sampai sana. Dan gw nyusul, mungkin ngebis malem atau juga kereta. Kenapa jogja? Entahlah, ada magnet tersendiri yang buat gw kangen dengan kota ini. Nanti seiring jalan pulang, kami riding via selatan sampai bandung dilanjut ke cilegon.

image

Sudah ga sabar nih. Untuk tanggalnya, kemungkinan besar tanggal 10-15 juni mendatang. So, here we go… ^_^ mampir semarang? Bisa iya atau tidak. Tergantung angin yang bawa gw dan banyugeni kemana.
Sekian curhatan gw sambil ngantri dokter gigi pagi ini. Daripada deg degan mending nulis! Ga nulis juga sih, orang tinggal ketik di handphone gw. Keyword is : horaaaa sabaar akuuuuu…